Pada umumnya, masyarakat Indonesia lebih menyukai dan menggunakan warna-warna pintu yang alami pada pintu rumahnya. Warna alami yang dimaksud yaitu warna kayu. Coklat, coklat muda, coklat tua, atau coklat kehitaman.
Baru pada tahun-tahun belakangan ini saja, saat musim rumah minimalis muncul dan berkembang, warna-warna pintu rumah yang dipakai lebih bervariasi dan lebih berani.
Namun pada umunya masih sangat jarang atau “belum berani” menggunakan warna merah untuk pintu rumah.
Dan hal ini sangat pertentangan dan sangat berkebalikan jikalau diperbandingkan dengan rumah-rumah masyarakat Cina. Pada budaya Cina, warna merah bisa dikatakan sangat dominan, dipergunakan pada aneka macam bangunan, termasuk rumah, dan pintunya.
Mengapa menggunakan warna merah ?
Secara visual warna merah memang mempunyai variasi dramatis dalam penampilannya. Warna merah mempunyai ratusan nuansa, warna, dan variasi.
Sekian banyak nuansa berbeda yang bisa dihasilkan dari warna merah pada dasarnya dihasilkan dengan “ menyesuaikan” jumlah warna putih dan warna hitam, ataupun dengan aneka macam macam intensitas warna-warna dasar.
Sebagai pola warna Burgundi atau merah anggur dalam komposisinya ternyata mempunyai warna hitam lebih banyak, dibandingkan dengan warna salem yang lembut, misalnya.
Warna Merah akan bisa menunjukkan kesan yang sangat berbeda terhadap setiap orang.
Misalnya, warna merah pada pintu rumah di potongan depan bisa saja akan terlihat lebih renta ( merah renta ) bagi orang lainnya. Penggunaan warna merah yang berpengaruh dan dalam akan bisa menunjukkan imbas untuk mengubah suasana hati, mengakibatkan perasaan yang hening dan solid.
Sedangkan penggunaan warna merah dengan nuansa yang lebih jelas atau warna merah elektrik akan bisa menunjukkan banyak energi dan dan membuat nuansa kegembiraan.
Oleh alasannya yaitu itu, penggunaan warna merah pada pintu rumah pada potongan depan contohnya sanggup dimanfaatkan untuk melengkapi atau membuat suasana yang kontras dengan potongan rumah lainnya, serta bisa menunjukkan aksen untuk gaya tertentu.
Sebagai contoh, warna-warna gelap yang dihasilkan oleh kerikil bata pada potongan eksterior, akan bisa tampil dan tampak lebih ringan, jelas dan lebih menarik perhatian bila dipadukan dengan pintu yang berwarna merah. Sebab nuansa jelas menerima manfaat dari warna gelap pada pintu merah tersebut.
Penggunaan warna merah bisa membuat batas-batas pada gradasi warna merah pintu depan rumah. Karena itu, warna merah tetap akan menjadi salah satu yang nuansa paling terkenal dan terbaik untuk pintu depan rumah ( terutama bagi budaya Cina ).
Makara seandainya anda berkeinginan untuk mendekorasi ulang pintu rumah anda, dan tertarik untuk menggunakan warna merah, maka sebaiknya mulailah mencari tahu, nuansa warna merah menyerupai apa yang paling cocok dan paling baik untuk rumah Anda.
Pada intinya, apapun model dan gaya arsitektur rumah Anda, penggunaan warna merah sanggup dipakai untuk melengkapi desain, dan membentuk kesan tertentu saat terlihat dari jalan.
Pintu rumah yang bergaya tradisional mungkin akan lebih cocok dengan nuansa warna merah yang tradisional.
Sedangkan rumah yang mempunyai desain lebih modern dan bergaya kontemporer mungkin lebih fleksibel untuk desain dan warnanya, saat ingin menggunakan pintu merah.
Lihat juga :
Sumber http://anekacarapraktis.blogspot.com
Misteri Dan Arti Pintu Rumah Yang Berwarna Merah
4/
5
Oleh
Admin